• Berhubung semakin banyaknya spammer yang masuk kedalam forum RU, maka pendaftaran member baru kami buat sedikit "ruwet" dengan harus mengisi penjumlahan.
  • Untuk bisa melakukan posting atau menjawab post yang sudah ada anda diharuskan mendaftar sebagai anggota.
  • Keanggotaan sebaiknya melengkapi identitasnya selengkap-lengkapnya, pada bagian yang telah disediakan, yaitu pada menu PROFILE, agar tidak menimbulkan salah faham dibelakang hari.
 
You must be logged in to post Login Register


Register? | Lost Your Password?

Search Forums:


 






Minimum search word length is 4 characters – Maximum search word length is 84 characters
Wildcard Usage:
*  matches any number of characters    %  matches exactly one character

Anak Indonesia Pun Punya Ide Besar

Post
Admin

admin

Ganjaran Gondanglegi malang

posts 174

21:08 10/05/2010

Anak Indonesia Pun Punya Ide Besar


Senin, 3 Mei 2010 | 03:13 WIB

 

Luki Aulia

Setiap
kali pulang dari bepergian seusai liburan, akuarium Sayyidathu Thifal
Atqiyya (16) selalu kotor dan terkadang ikannya mati karena tak terurus.
Itu pula yang dialami Zuraidah Hanifah (15).

Setelah
berpikir panjang mencari solusi, kedua siswi sekolah-rumah
(homeschooling) Madrasah
Techno Natura, Depok, itu akhirnya membuat simulasi robot ekosistem yang
bisa mengatur kelembaban udara, daratan, dan temperatur air di
akuarium.

”Oleh karena itu, ia kami namakan robot ekosistem atau
Eco-Bot. Ide awalnya sederhana, ya, bermula dari masalah akuarium itu.
Kami kemudian mencari cara gimana biar akuarium enggak kotor lagi kalau
ditinggal pergi,” kata Thifal, siswa sekolah-rumah yang kini duduk di
bangku sekolah setara kelas II SMA itu, sambil tersenyum.

Meski
tak persis sama, Leuan Andalver Noble dan Habib Adib Wahono—keduanya
juga siswa sekolah-rumah Techno Natura—memiliki pengalaman relatif
serupa dengan masalah yang dihadapi Thifal dan Zuraidah. Lantaran setiap
kali hendak memakai teleskop di sekolah harus bergantian dengan teman
lain, Leuan dan Adib kemudian berpikir untuk membuat teleskop robotik
(T-Bot).

”Maklum, teleskop milik sekolah mereka terbatas,” kata
Leuan Andalver.

Guna mengatasi keterbatasan itu, mereka lalu
membuat teleskop robot yang dihubungkan dengan laptop. Dengan begitu,
para siswa tidak perlu saling berebut atau harus bergantian mengintip
obyek melalui lubang teleskop. Dengan T-Bot yang mereka buat hanya dalam
waktu dua minggu tersebut, para siswa akhirnya bisa sama-sama melihat
hasil ”bidikan” teleskop yang ”dipancarkan” melalui layar laptop. Meski
belum sempurna, gerakannya masih relatif kasar, satu langkah besar sudah
mereka tancapkan.

Impian Eco-Bot

Thifal
dan Zuraidah memakai media terarium (biosfer buatan paling alami karena
fungsi biologis yang terjadi mirip dengan di alam) untuk menyelesaikan
masalah perawatan akuarium. Terciptalah miniatur ekosistem tertentu,
seperti ekosistem danau dan sungai lengkap dengan daratannya.

”Kami
atur temperatur atau kelembaban udara, daratan, dan volume air dengan
robot yang dipasangi sensor,” tutur Zuraidah, yang duduk di bangku
sekolah setara kelas III SMP itu.

Semua pengaturan dilakukan
otomatis oleh robot dengan bantuan sensor yang dipasang di beberapa
titik. Jika, misalnya, kondisi air terlalu panas dan dideteksi sensor,
robot akan menghidupkan kipas angin untuk mendinginkan airnya.
Sebaliknya, jika udaranya terlalu kering, robot akan mengeluarkan uap
air.

Proyek Eco-Bot ini baru tergarap 80 persen dan sempat
terbengkalai karena Thifal dan Zuraidah sibuk belajar pelajaran lain.
Paling tidak, menurut mereka, perlu waktu 4-6 minggu untuk menyelesaikan
Eco-Bot dalam akuarium berukuran 1 meter x 1 meter.

Keduanya
yakin, jika menggunakan teknologi yang kian canggih, Eco-Bot yang lebih
canggih bisa dibuat untuk kepentingan lebih luas. Taruhlah seperti untuk
digunakan di kebun binatang. Bahkan, Thifal punya impian Eco-Bot bisa
dipakai untuk mencegah kepunahan ekosistem atau bencana tanah longsor.

Keempat
siswa Techno Natura itu berkesempatan memamerkan proyek robot mereka
bersama delapan siswa dari dua SMA di Jakarta (SMA Negeri 28 dan SMA
Labschool) ketika berbincang santai dan akrab dengan
12 siswa di California, Los Angeles, AS, melalui digital video
conference (DVC) dengan jaringan satelit, akhir April lalu,
di Kedutaan Besar AS, Jakarta.

Dalam kegiatan yang
diselenggarakan Departemen Pendidikan Amerika Serikat dan Badan
Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) itu, para siswa bertukar informasi
dan pengalaman menggarap proyek robotik hingga ngobrol hal-hal ringan,
seperti makanan favorit dan hobi masing-masing.

Kegiatan DVC ini,
kata Direktur Komunikasi Strategis dan Direktur Bidang Pendidikan Pusat
Penelitian Penerbangan Dryden milik NASA John R O’Shea, termasuk langkah
awal untuk mengeksplorasi peluang kerja sama AS-Indonesia melalui
bidang sains dan teknologi. ”Semoga kita bisa kontak terus untuk
menindaklanjuti kemungkinan melakukan proyek robotik bersama,” ujarnya.

Bagi David E Alexander, Koordinator NASA Digital Learning
Network untuk Pusat Penelitian Penerbangan Dryden-NASA, berbagi
pengalaman antarsiswa penting untuk membuka kesempatan dan wawasan agar
siswa termotivasi mewujudkan impiannya melalui sains dan teknologi.
”Pesan NASA untuk anak-anak, salurkan bakat dan potensi yang ada dan
bekerja keraslah. Hanya itu satu-satunya cara mewujudkan impian,”
ujarnya.

http://cetak.kompas.com/read/x……Ide.Besar

http://blog.hoeda.info


About the YP Raudlatul Ulum Forum

Forum Timezone: Asia/Jakarta

Most Users Ever Online: 52

Currently Online:
8 Guests

Currently Browsing this Topic:
1 Guest

Forum Stats:

Groups: 6
Forums: 14
Topics: 149
Posts: 274

Membership:

There are 59 Members
There have been 2 Guests

There is 1 Admin
There is 1 Moderator

Top Posters:

qhanz_fz – 54
firdaus – 19
darsono – 16
Istianah – 12
moentero – 3
hasheem – 3

Recent New Members: samuri, hanif95, MIMH, procurve, ukhtieochan

Administrators: admin (174 Posts)

Moderators: mtsrupa (0 Posts)



 
Countdown
    No dates present
Sekilas Info
Recent Forum Posts
Partner

Kontak
Kantor YP Raudlatul Ulum

Jl. Raya No 02 Ganjaran Gondanglegi Malang Jatim 65174

Telp : 0341 - 879846 - 878244 - 878089

email : info@raudlatul-ulum.com

YM! :